Selasa, 18 Mei 2010

Mitos dan Fakta Merawat Aglaonema

Bagi anda yang baru saja mulai merawat Aglaonema, tentunya akan timbul banyak pertanyaan mengenai bagaimana merawat Aglaonema. Dan anda juga akan mendengar masukan dari banyak teman atau relasi mengenai cara-cara merawat Aglaonema yang benar. Berikut ini beberapa fakta dan mitos mengenai perawatan Aglaonema yang anda perlu ketahui.
Aglaonema tidak dapat tumbuh/mati bila ditanam di daerah panas(seperti Surabaya, hehehe…), pernyataan ini hanyalah mitos saja. Aglaonema dapat tumbuh di daerah panas asal dirawat dengan tepat, mis : tidak terkena sinar matahari secara langsung, menjaga kelembaban media, dan komposisi media harus poros.
Aglaonema semakin subur dengan menggunakan banyak pupuk kandang, pernyataan ini jelas-jelas salah! Karena pupuk kandang bersifat panas bila digunakan dalam komposisi banyak, hal ini akan segera “membakar” akar Aglaonema. Gunakan secukupnya saja, yang terpenting adalah media harus tetap poros agar akar tidak busuk.
Pupuk Organik lebih baik dari pupuk kimia, benar! Karena pupuk kimia lebih sulit diuraikan dibandingkan pupuk organik. Namun harga pupuk organik relatif lebih mahal, sehingga orang memilih pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia yang benar juga dapat menggantikan pupuk organik, dan tentunya lebih hemat biaya
Menjemur Aglaonema dapat mempercepat pertumbuhan tunas, benar! Namun, harus tetap dijaga kelembaban agar daun tidak kering karena terlalu panas dan perlu penambahan asupan unsur hara di media untuk mempercepat pertumbuhan tunas. Jadi tidak sekedar dijemur di bawah terik matahari yaa…

Semoga bermanfaat bagi para pecinta Aglaonema !

dikutip dari "tabloidgallery"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar